Semrawutnya Tanah Kakak Alasannya Yaitu Kurang Lahan!

Menjelang Idulfitri tentu saja banyak orang bepergian ke pasar guna berbelanja kebutuhan. Maka tak heran, bila Tanah Abang banyak dikunjungi orang-orang untuk menyambut Lebaran. Kepadatan di Tanah Abang memang menjadi perhatian netizen dan masyarakat, apalagi ketika Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, menyempitkan trotoar dengan orang-orang yang berjualan.


Sang Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut menuturkan bila semrawutnya Tanah Abang diakibatkan oleh kurangnya lahan usaha. Sehingga masuk akal bila orang merasa sulit untuk berjalan dan berdesak-desakan ketika berbelanja di Tanah Abang.


“Tanah Abang omzet mereka melonjak naik. Kalau kesemrawutan ini tentunya diakibatkan kurangnya lahan perjuangan di Tanah Abang,” kata Sandiaga di Pasar Senen, Jakarta Pusat, dikutip dari Detik.


Rencana Sandiaga untuk mengatasinya pun ada beberapa cara. Salah satunya merelokasi PKL Jatibaru ke sky bridge. Diharapkan dengan adanya sky bridge nantinya pasar Tanah Abang akan lebih tertata. Revitalisasi Blok G juga termasuk dalam perancangan pengerjaan yang dilakukan oleh Sandiaga Uno, pengerjaan akan dimulai pada bulan Agustus mendatang. Semoga saja Bung dengan adanya dua hal tersebut, Tanah Abang sanggup tertata rapi.


“Kami akan lakukan pembangunan sky bridge setelah bulan suci bulan ampunan ini. Desainnya kemarin sudah kami setujui dan sudah masuk tahap pelelangan. Di Blok G juga kami akan revitalisasi mulai Agustus. Kaprikornus jangka menengahnya juga sudah kami tata,” pungkas Sandiaga.


 


Belum ada Komentar untuk "Semrawutnya Tanah Kakak Alasannya Yaitu Kurang Lahan!"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel