Makanan yang Dapat Memperparah Radang Sendi

Arthittris atau yang biasa dikenal dengan radang sendi merupakan penyakit yang terjadi akibat terjadinya peradangan pada area persendia tubuh. Penderita radang sendi biasanya akan merasakan rasa sakit yang cukup hebat di beberapa bagia sendi tubuhnya yang mengalami kerusakan. Kondisi radang sendi yang paling banyak di derita yaitu Osteortritis yang berjenis non inflamasi, radang sendi ini bisa diderita oleh sekitar 40 % pria dan 50 % wanita di Indonesia. Sedangkan kondisi peradangan yang disebut Rheumatoid Arthitritis dan juga Psoriatic Arthitritis merupakan jenis radang sendi yang diakibatkan oleh penyakit autoimun, begitu juga dengan Asam urat yang merupakan salah satu bentuk peradangan sendi. Berdasarkan penelitian faktor yang berpengaruh besar dalam peradangan sendi selain kegiatan fisik yang terlalu berlebihan tetapi juga faktor makanan yang kurang baik. Kira-kira jenis makanan apa yang bisa memperparah kondisi radang sendi, berikut pembahasannya :

1. Makanan dengan kandungan garam tinggi
Kadar garam yang tinggi didalam makanan cenderung memicu peradangan pada sendi, biasanya bagi orang yang mempunyai peradangan sendi yang cukup parah jika terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang tinggi garam maka akan terasa linu dan pegal di area persendian lutut.

2. Makanan yang tinggi lemak (Tinggi advanced glycation end products)
Biasanya jenis makanan ini merupakan makanan hewani maupun nabati yang mengalami proses pemasakan dengan metode terntentu yang membuat kandungan nutrisi didalam makanan tersebut menjadi hilang dan malah menghasilkan lemak yang tinggi, contoh makanannya seperti Sosis, Bacon, Margarin, dan sebagainya. Biasanya orang yang terlalu banyak mengkonsumsi makanan tersebut juga memiliki kadar AGE yang tinggi sehingga memicu pembengkakan pada area sendi.

3. Makanan dengan gula berlebih
Makana ataupun minuman yang mengandung gula tambahan sudah terbukti memicu peradangan sendi semakin parah. Seperti salah satu contohnya minuman soda yang dapat memperburuk gejala dari Rheumatoid Arthitritis.

4. Daging Merah
Makanan yang terdiri dari komposisi daging merah yang terlalu tinggi menunjukan adanya inflamasi interleukin, protein, dan homosistein yang tinggi, hal ini membuat faktor resiko radang sendi lebih besar terjadi.

5. Makanan yang mengandung gluten
Makanan yang mengandung gluten yaitu makanan yang mengandung protein yang bersumber dari gandum, barley, rye, dan triticale. Beberapa penelitian menunjukan bahwa makanan yang bebas gluten terbukti dapat meredakan gejala peradangan pada sendi.

6. Makanan olahan
Salah satu makanan pemicu radang sendi yaitu makanan olahan tinggi yang merupakan makanan yang diproses secara cepat dengan menggunakan mesin, dan melewati proses pembuatan yang panjang. Biasanya pada makanan olahan ini juga ditambah dengan penggunaan pengawet dan juga perasa buatan. Hal itulah yang membuat makanan olahan tinggi seperti sereal ataupun kue-kue di pasaran kurang baik untuk penderita radang sendi.

7. Minyak Nabati
Makanan yang dapat memicu radang sendi yaitu beberapa jenis minyak nabati. Minyak nabati yang terlalu rendah kadar omega 6 dan omega 3 nya bisa berdampak buruk bagi penderita radang sendi. Sebaiknya untuk penderita radang sendi mengkonsumsi jenis minyak nabati yang tinggi kandungan omega 6 dan omega 3.

8. Alkohol
Makanan yang dapat memicu peradangan sendi yang terakhir adalah alkohol, asupan alkohol yang berlebih bisa meningkatkan resiko kerusakan structural dari tulang belakang. Selain itu mengkonsumsi alkohol yang terlalu tinggi juga bisa memperparah serangan asam urat.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »